Bunga segar

KompasNasional.com |Jakarta – Perayaan Valentine’s Day atau Hari Kasih Sayang yang dirayakan setiap 14 Febuari membawa keuntungan bagi para pedagangan bunga “Kalau hari biasa sebungkus isi 20 tangkai harganya Rp 70.000, Kalau Valentine bisa Rp 100.000,” kata Amu dari Cici Florist kepada Kompas.com pada Senin (12/2/2018).

Amu mengatakan bahwa penjualan meningkat hanya terjadi pada mawar dan dengan harga yang beragam tergantung warnanya per bungkusnya.
Adapun untuk warna merah seharga Rp 100.000, merah muda Rp 180.000 dan kuning Rp 200.000.”Karena kalau Valentine kan pakainya mawar merah, jadi yang merah lebih mahal,” tambah Amu.Peningkatan serupa juga dialami oleh Kiki dari Andira Florist. Wanita muda tersebut mengatakan bahwa peningkatan yang dirasakan hingga tiga kali lipat dari biasanya.

“Bedanya bisa sampai tiga kali lipat. Mawar biasanya Rp 3.000, Rp 4.000 atau Rp 5.000. Hari Valentine bisa Rp 100.000 untuk periket 20 batang,” kata Kiki. Sejauh ini, Kiki mengatakan, pembelinya adalah laki-laki remaja dan anak sekolah. Ia menyebutkan remaja perempuan biasanya membeli mawar untuk ibunya di Hari Kasih Sayang.

Namun, peningkatan harga bunga tak membawa keuntungan bagi Abu dari Gina Florist karena letak toko yang jauh dari pintu masuk.
“Ia naik harganya. Belum ada peningkatan nih. Mungkin karena di belakang kali ya,” kata Abu.
Peningkatan harga khsus di Hari Kasih Sayang tak hanya pada penjualan tapi juga dari asal kebonnya.
Ia menjual khusus bunga mawar yang didatangkan langsung dari Bandung. Beberapa warna mawar yang disediakan adalah merah, kuning, putih dan peach. “Harga biasa dari kebon Rp 60.0000 perkodi, sekarang jadi Rp 160.000,” tambah Abu. (Kompas/TR)