Home / Politik

Sabtu, 20 Juni 2020 - 23:45 WIB

Ada Usul Pemecatan Dirinya dari Gerindra, Arief Poyuono: Tak Usah Didengar!

676 Views
Terakhir Dibaca:44 Detik

Kompasnasional | Waketum Gerindra Arief Poyuono menanggapi usulan mengenai pemecatan dirinya dari partai yang diketuai Prabowo Subianto itu.

Usulan tersebut awalnya muncul dari Ketua DPD Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade. Ia meminta Arief dipecat jika Arief Poyuono tak hadir dalam sidang Mahkamah Kehormatan (MK) Partai Gerindra.

“Andre kok didengar. Enggak usah didengar lah, ngapain. Orang itu anak baru di Gerindra kok,” ujar Poyuono.

Baca Juga  Peneliti UGM: Klaim Kesatuan Islam-Minang, Instrumen Politik

Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan dirinya tak akan hadir dalam sidang MK partai yang digelar pada Selasa (23/6/2020) mendatang.

“Enggak akan datang. Saya tidak akan pernah menghadiri surat undangan. Saya tetap katakan isu dan propaganda PKI bangkit yang dibuat kadrun untuk tujuan membuat kacau negara dan ingin memakzulkan Pak Jokowi di saat Presiden sedang berjibaku menanggulangi dampak Covid. Dan Prabowo pasti sangat tahu akan apa yang sedang saya lakukan untuk membantu mengapilkasikan perintah Prabowo untuk membantu pemerintah Jokowi,” tukasnya.(JN/Red)

Baca Juga  Jadi Figur yang Terzalimi, Achmad Purnomo Diusung PKS Lawan Gibran
0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Massa penolak RUU HIP yang sejatinya berpusat di depan kantor DPR, sudah melimpah hingga Slipi, nyaris masuk tol.

Politik

Aneh Fadli Zon Tak Paham UU Ormas, Teddy Gusnaidi: Jadi Anggota DPR Ngapain Aja? Nonton Drama Korea?

Politik

Harapan politisi senior Partai Demokrat terkait figur kepemimpinan partai

Politik

Dukung Marzuki Alie Buka Pemilu 2004, Kubu Moeldoko: SBY Bisa Dapat Karma Luar Biasa

Politik

Jadi Figur yang Terzalimi, Achmad Purnomo Diusung PKS Lawan Gibran

Politik

Demokrat Respons Kubu Moeldoko Konpers di Proyek Mangkrak SBY

Politik

Bawaslu Tegaskan Calon Kepala Daerah Dilarang Bagikan Bansos

Politik

Relawan Pendukung Ganjar Capres 2024 Deklarasi di Yogyakarta