Home / Ekonomi / Nasional / Reviews

Kamis, 8 September 2016 - 10:34 WIB

Ada Wacana Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

186 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Harga minyak berakhir sedikit lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB) setelah sesi berfluktuasi, karena investor mempertimbangkan prospek persediaan yang lebih tinggi terhadap kemungkinan kesepakatan pembekuan produksi.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober bertambah USD 0,67 menjadi menetap di USD 45,50 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November naik USD 0,72 menjadi ditutup pada USD 47,98 per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak Brent menguat ke tertinggi satu minggu pada Senin (5/9) setelah Rusia dan Arab Saudi sepakat untuk bekerja sama dalam menstabilkan pasar minyak.

Seperti dilansir Antara, Kamis (8/9), Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen non-OPEC seperti Rusia diperkirakan akan membahas pembekuan produksi dalam pembicaraan informal di Aljazair pada 26-28 September. Harga minyak Brent menurun pada Selasa (6/9), setelah Menteri Energi Saudi Khalid Al-Falih mengatakan saat ini belum ada kebutuhan untuk membatasi produksi minyak.

“Tidak ada kebutuhan sekarang untuk membekukan produksi. Ini adalah salah satu pilihan yang lebih disukai, tapi tidak perlu hari ini. Pasar dari hari ke hari membaik,” kata Al-Falih.

Para analis mengatakan investor mencoba untuk membangun keseimbangan karena pasokan yang relatif tinggi secara internasional terhadap prospek bahwa anggota OPEC dan non-OPEC mungkin mencapai kesepakatan yang akan mendukung pasar.

Kenaikan tipis harga minyak pada Rabu juga dibantu oleh Dolar AS yang lebih lemah, tapi tetap dalam kisaran terbaru, dengan pasar fokus pada pertemuan OPEC tentang produksi akhir bulan ini.

Dolar AS melemah pada Selasa karena laporan mengendurnya aktivitas sektor jasa dalam perekonomian AS bulan lalu, pelambatan mengejutkan yang mengurangi harapan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan ini.

Sebuah greenback yang lemah membuat minyak mentah dalam denominasi Dolar AS lebih murah bagi pengguna mata uang lainnya (mdk|dwk)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Guru Honorer Ungkap Pungli SMAN 13 Disudutkan Kepsek & Wali Murid

Share :

Baca Juga

Korupsi

Sanusi, Politikus Muda Bergelimang Harta Diduga Hasil Korupsi

Berita

Longsor, Jalur Puncak Lumpuh, Lalu Lintas Dialihkan ke Sukabumi

Berita

Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games 2018 Rp210 Miliar

Berita

Ciliwung Depok Siaga Satu, Jakarta Awas Banjir

Berita

KPK Periksa 5 Politikus untuk Dalami Kasus E-KTP

Olahraga

Jaring Ikan Dengan Setrum, Dedy Malah Tewas Kesetrum

Berita

DJM Bali Terus Berbenah

Nasional

Jangan Hanya Kesal Pak Jokowi, PAN: Reshuffle Kabinet Jika Perlu