Home / Berita / Internasional

Rabu, 5 Agustus 2020 - 19:20 WIB

Ahli Ungkap Ledakan Besar Di Beirut Setara Dengan Kekuatan Gempa 3,3 M

72 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional | Ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8) telah membuat dunia ikut berduka. Ledakan itu telah menghancurkan area pelabuhan dan meratakan banyak gedung hingga menyebabkan ribuan orang terluka.

Penyebab ledakan itu diduga berasal dari ribuan ton amonium nitrat yang tersimpan di gudang penyimpanan dekat pelabuhan. Dilaporkan jika ledakan besar itu telah menciptakan gelombang seismik yang setara dengan gempa berkekuatan 3,3 M.

Meski demikian, Ahli Geofisika di Pusat Informasi Gempa Bumi Nasional, Don Blakeman menjelaskan jika kekuatan ledakan 3,3 magnitudo itu tidak dapat benar-benar dibandingkan dengan gempa bumi yang memiliki kekuatan serupa. Pasalnya, terdapat perbedaan ledakan pada jenis permukaan.

Baca Juga  Nama Palestina Hilang Dari Google Maps, Diganti Dengan Nama Israel

Ledakan di Beirut dinilai tidak menghasilkan energi sebesar gempa bumi karena berada di atas permukaan. Namun jika ledakan terjadi di bawah permukaan Bumi, maka kekuatan guncangan yang akan terjadi dapat bertambah besar.

Blakeman menerangkan hal tersebut terjadi lantaran tidak ada cukupnya energi yang bisa disalurkan ke dalam batuan di tanah,” kata Blakeman Rabu (5/8).

Sementara itu, Ahli Seismograf dari Imperial College London, Stephen Hick mengatakan jika ledakan yang terjadi Beirut sangatlah kuat. Bahkan, ledakan itu terdeteksi oleh alat seismograf yang memiliki jaraksampai 500 kilometer.

Baca Juga  Dishub DKI Minta Aplikasi Ojek Online Dimatikan di Area Tertentu

Menteri Kesehatan Lebanon sendiri menyatakan dalam laporan terakhirnya ada 78 orang yang terkonfirmasi meninggal dunia. Sedangkan korban yang mengalami luka-luka dilaporkan mencapai 4.000 orang. Jumlah korban masih bisa terus bertambah mengingat hingga saat ini proses evakuasi masih dilakukan. Diduga masih banyak warga yang terperangkap dalam puing-puing bangunan area ledakan.

Sementara itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) telah memperingatkan bahaya gas beracun yang terlepas setelah ledakan terjadi. Oleh sebab itu, masyarakat setempat yang berada di sekitar area ledakan diminta untuk mengenakan masker. (WK/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Asyik Selfie, 7 Wisatawan Tergulung Ombak Besar

Berita

Pemkab Simalungun Laksanakan Upacara HUT RI ke-75 dengan Protokol Kesehatan 

Asahan

Sepasang ASN Pemkab Asahan Ditemukan Pingsan Didalam Mobil Dengan Kondisi Bugil

Berita

Walikota Siantar Apresiasi Panitia Paskah Oikumene Peduli Warga Terdampak Pademi Covid-19

Berita

Rupiah Turun ke Level Rp13.678 per Dolar AS Kamis Pagi

Berita

Hadiri Pelantikan Kabinet, Oesman Sapta dan Wiranto Jaga Jarak?

Berita

Diduga Dokter Lalai, Bayi Pasien BPJS Meninggal di RSUP Malalayang

Berita

Mantan Teroris Minta Polisi Awasi Jual Beli Bahan Kimia di Surabaya