Home / Politik

Rabu, 19 Agustus 2020 - 20:39 WIB

Aktivis 98 Sebut KAMI Adalah Bagian dari Olgarki Orba, Ini Buktinya

418 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Kompasnasional | Kehadiran Titik Soeharto atau Mbak Titik di acara deklarasi KAMI diinilai sebagai fakta bahwa KAMI merupakan bagian dari sekenario oligarki orde baru yang ingin berkuasa lagi dengan memanfaatkan situasi pandemi Covid 19

“Situasi rakyat yang sedang sulit perekonomian dimanfaatkan dan diprovokasi seolah olah yang salah adalah Presiden Jokowi padahal kondisi pertumbuhan ekonomi yang minus dialami oleh negara negara maju di dunia,” kata Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis (PPJNA) 98 Anto Kusumayuda melalui pernyataan tertulis, Rabu (19/8/75)

Menurutnya, KAMI selain merupakan persekongkolan oligarki orde baru yang sangat keterlaluan bekerjasama dengan eks HTI dan jaringannya yang jelas jelas menolak sistem demokrasi, menolak Pancasila dan UUD 45 yang akan digantikan dengan sistem Ke Khilafahan.

“Apapun dilakukan demi meraih kembali kekuasaan dan balas dendam karena telah digulingkan pada waktu reformasi 98,” katanya.

Baca Juga  Pengamat Dukung Fraksi PSI Interpelasi Anies Soal HRS

Pernyataan Sikap Aktivis 98

Oleh karena itu atas nama PPJNA 98, beserta tokoh, elemen pergerakan yang senantiasa mengawal perjuangan reformasi dan demokratisasi di Indonesia menyampaikan pernyataan sikap, yaitu :

Menyerukan kepada kekuatan perubahan, kekuatan gerakan reformasi 98 untuk bersatu bersama rakyat melawan oligarki orde baru yang masih gentayangan melakukan konspirasi jahat untuk mengembalikan kekuasaannya yang telah ditumbangkan oleh gerakan reformasi 98.
Kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menindak tegas dan membersihkan oligarki orde baru, serta mengintruksikan pada Jaksa Agung, Kapolri dan Panglima TNI untuk menyita harta kekayaan hasil korupsi selama 32 tahun orde baru yang ada didalam negeri maupun diluar negeri digunakan untuk kepentingan rakyat bangsa dan negara.
Mengingat pandemi Covid 19 belum berakhir, kami mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu, bahu membahu, dalam sebuah gerakan rakyat melawan Covid 19 bersama Presiden Jokowi serta meningkatkan kepekaan kepedulian, berbagi pada sesama yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid 19. Serta bersama sama seluruh rakyat Indonesia menciptakan stabilitas keamanan nasional, dengan keamanan yang stabil merupakan prasyarat penting dalam keberhasilan melawan Covid 19 dan pemulihan perekonomian nasional..
Jangan seperti “KAMI” dan antek antek orde baru ditengah pandemi Covid 19 malahan membuat kekacauan, memfitnah, memprovokasi rakyat, sampai akan menggulingkan pemerintahan Jokowi yang tengah bekerja menyelamatkan rakyat dari ancaman kematian akibat Covid 19 dan memulihkan perekonomian nasional.*
Dalam momentum kemerdekaan yang ke 75 kami mengajak untuk selalu bersyukur atas karunia kemerdekaan serta selalu berdoa memohon pada Allah SWT untuk selalu melindungi negeri ini, melindungi Presiden Jokowi yang tengah berjuang bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara. Aamiin YRA. (HI/Red)

Baca Juga  Massa penolak RUU HIP yang sejatinya berpusat di depan kantor DPR, sudah melimpah hingga Slipi, nyaris masuk tol.
0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Polemik RUU HIP dan Pembakaran Bendera PDIP Budayawan NU Heran Sifat Politicking Parpol Lebih Dominan

Politik

Tak Disangka-Sangka, Sekjen PDIP Bocorkan Capres Pilihan Megawati Jatuh Kepada…

Politik

Jadi ‘Kutu Loncat’, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub

Politik

Tanggapi Fadli Zon, Irma Suryani: Bukannya Menyantuni Malah Bikin Puisi Basi

Politik

Inilah 4 Kelompok yang Ingin Menjatuhkan Pemerintahan Jokowi, Di Antaranya yang Haus Kekuasaan

Politik

Demokrat, Ahmad Yahya Sebut Ada Pungutan yang Jadi Beban Partai di Daerah

Politik

Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika

Politik

Prof Yusuf Leonard ke SBY: Bapak Mangkrak Indonesia Tak Pantas Ajari Jokowi