Home / Berita / Internasional / Reviews

Kamis, 7 September 2017 - 15:16 WIB

Bela Aung San Suu Kyi, PM India tidak kecam kekerasan terhadap muslim Rohingya

60 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 12 Detik

kompasnasional.comDalam kunjungannya ke Myanmar untuk bertemu dengan Aung San Suu Kyi, Perdana Menteri India Narendra Modi mendukung tindakan pemerintah Myanmar dalam memerangi ‘teroris’ tanpa mengecam sedikitpun kekerasan terhadap muslim Rohingya.

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan Modi dan Suu Kyi, kedua pemimpin negara itu mengatakan siap bekerja sama untuk mengatasi apa yang mereka sebut ‘masalah teroris’.

“Kami ucapkan terima kasih kepada India atas dukungannya dalam ancaman teroris yang menimpa negara kami dua pekan lalu,” ujar Suu Kyi, seperti dilansir laman CNN, Rabu (6/9).

Pemerintah Myanmar sejak lama selalu mengatakan kekerasan di Negara Bagian Rakhine adalah akibat perlawanan teroris dan aparat keamanan harus mengambil tindakan untuk melindungi warga. Menurut media pemerintah, peristiwa penyerangan ke pos polisi perbatasan pada 25 Agustus lalu menewaskan 12 anggota aparat keamanan.

Lansia etnis Rohingya kelelahan saat berjalan menuju Bangladesh ©REUTERS/Mohammad Ponir Hossain.

“Kami yakin dengan bekerja sama kami bisa memastikan terorisme tidak punya tempat lagi di negara kami atau di negara tetangga,” kata Suu Kyi.

Modi yang dijadwalkan berada di Myanmar selama dua hari, mendukung pernyataan Suu Kyi.

“Kami cukup prihatin dengan kekerasan di Negara Bagian Rakhine, terutama penyerangan terhadap pasukan keamanan dan dampaknya warga sipil jadi terbunuh,” kata Modi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa kemarin menyatakan sekitar 123 ribu warga Rohingya sudah mengungsi ke Bangladesh dalam beberapa hari belakangan. Dari kesaksian warga pengungsi, mereka mengatakan militer Myanmar dan warga sipil bersenjata membakar desa-desa mereka dan menembaki penduduk dengan membabi buta (mdk|dwk)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Stafsus Jokowi: Biarkan Pilpres Berjalan Tertib, Jangan Buat Gerakan untuk Ganti Presiden

Share :

Baca Juga

Berita

Laporan Pansus Angket KPK Diterima, 3 Fraksi Keluar Paripurna

Berita

Media Online Abal-abal Bikin Gerah Pemerintah

Berita

AS Janjikan Rp 65 Miliar Buat Kepala Panglima Abu Sayyaf

Berita

KLHK Aek Nauli Berharap adanya Konservasi Mampu Mempertahankan dan Menambah Populasi Rusa

Berita

Tabung Gas Meledak, 4 Pekerja Kafe Kena Luka Bakar Parah

Berita

Biara Terkenal Usia 1000 Tahun Terbakar

Hiburan

Tak Hanya Uus, Arie Kriting Juga Dibully, Ini Sebabnya

Hiburan

Merasa Sudah Tua, Deddy Corbuzier Tak Perlu Jadian
loading...
loading...