Home / Politik

Sabtu, 27 Juni 2020 - 19:39 WIB

Budiman Sudjatmiko: Lebih Banyak Muslim di PDIP Dibanding Pendukung Khilafah

310 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional | Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menegaskan, lebih banyak muslim yang bernaung di partai berlambang banteng moncong putih, daripada pendukung khilafah, yang ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan terbaru Budiman itu masih terkait dengan peristiwa pembakaran bendera PDIP oleh massa Aliansi Nasional Antikomunis NKRI (Anak NKRI) saat berunjuk rasa menolak RUU HIP di depan gedung DPR RI, Rabu (24/6).

Budiman mengawali kicauannya di media sosial Twitter dengan mencontohkan satu nama kader PDI Perjuangan yang kini duduk sebagai anggota DPRD Jawa Barat.

Kader bernama lengkap Muhammad Jaelani tersebut menyandang gelar pendidikan sarjana agama.

Baca Juga  Jadi Figur yang Terzalimi, Achmad Purnomo Diusung PKS Lawan Gibran

“Kang Muhammad Jaenudin, Sarjana AGAMA, anggota Fraksi @PDI_Perjuangan DPRD Jabar. Lantas pendukung2 khalifah itu mencatut nama umat Islam u/ memusuhi PDI Perjuangan. Jauh lebih banyak Muslim di PDI Perjuangan drpd yg pro khilafah, yg mau menghancurkan NKRI,” kicau @budimandjatmiko, Sabtu (27/6).

Pentolan aktivis’98 ini juga banyak meneruskan kicauan sejumlah tokoh terkait fitnah yang dialamatkan pada partai pimpinan Megawati Soekarnoputri, lewat Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Di antaranya, kicauan Zulfery Yusal Koto, atau lebih dikenal dengan panggilan Ferry Koto.

Aktivis gerakan koperasi dan pemberdayaan ekonomi rakyat ini mengingatkan generasi muda akan pengalaman masa lalu.

Baca Juga  Ngabalin Ditantang Ustadz Waloni Duel Sampai Mati: Kita Baku Pukul Sampai Mati

Menurut pegiat media sosial ini, di era Orde Baru sosok yang keislamannya tidak diragukan sekalipun, dapat dituding komunis.

Ferry membandingkan dengan kondisi yang dialami PDI Perjuangan saat ini.

“Untuk generasi milenial, dan generasi old yg buta sejarah, sy kasih tahu. Jangankan PDI Perjuangan, di era Orba, tokoh yg nyata2 tak diragukan keislamannya, HMI tulen sampai ke tulang2nya, alm kanda Adi Sasono bisa dituduh Komunis/simpatisan PKI. Tahu ndak kalian?,” kicau @ferrykoto. (JPNN/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Tanggapi Fadli Zon, Irma Suryani: Bukannya Menyantuni Malah Bikin Puisi Basi

Politik

Jokowi: Demi 267 Juta Rakyat, Saya Bisa Reshuffle

Politik

DPR Saat Rapat: Mohon Maaf Pak Menteri, Jangan Dipakai Dulu Itu Kalung Anti Corona, Nanti Warga Ikutan

Politik

MakzulkanJKWBubarkanPDIP Trending, RUU HIP Dituding Ide Megawati

Politik

Singgung KAMI, Megawati: Di Situ Kayaknya Banyak Banget yang Kepengin Jadi Presiden

Politik

Ulama dan Kiai Betawi Desak Pembakar Bendera PDIP Diproses Hukum

Berita

KPU Pematangsiantar Tetapkan Asner – Susanti Sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota

Politik

KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Calon Bupati Petahana