kompasnasional.comLuar biasa! Kalimat ini sungguh pantas disematkan kepada pembalap Indonesia Galang Hendra. Dalam balapan sebanyak 11 lap, Minggu (22/10), ia tampil begitu impresif dan mampu merepotkan barisan pembalap muda Eropa.

Start kedelapan, Galang melesat naik pada posisi kelima. Satu lap berikutnya, Galang menyerang para rivalnya dan bahkan sempat menempati posisi kedua, usai menyalip Daniel Valle dan Marc Garcia.

Tiga lap kemudian, Galang di posisi ketiga. Meski kemudian turun pada posisi keenam, pembalap asal Yogyakarta itu mampu menempel ketat para pembalap di depannya. Ia juga terus mempertahankan posisi enam besar.

Empat lap terakhir, Galang semakin merepotkan para pembalap Eropa. Ia sendiri tampil sangat tenang, dengan tetap berada pada lima besar, dan membayangi kuat rival-rivalnya.

Lap terakhir, Galang menyerang dan merebut posisi teratas. Sempat kehilangan posisi, tapi tepat di garis finis, ia mampu membalas pembalap Belanda, Scott Deroue. Galang pun finis pertama dengan keunggulan 0,026 detik.

Dan menyusul raihan podium tertinggi di Jerez, pembalap binaan Yamaha Indonesia ini berada pada peringkat ke-14 dengan torehan 25 poin dalam klasemen akhir WorldSSP300.

Kemenangan Galang jelas menorehkan sejarah bagi Indonesia. Ia menjadi pembalap Tanah Air pertama yang memenangi balapan kejuaraan dunia, dan yang kedua mengibarkan bendera Merah Putih di podium musim ini. Sebelumnya ada Dimas Ekky yang finis ketiga di ajang CEV Moto2 Barcelona.

Sementara itu, rekan kompatriot Ali Adrian (Pertamina Almeria Racing Team) juga meraih hasil bagus. Pembalap Pertamina Almeria Racing Team itu berhasil finis ke-11, hasil terbaik dalam debutnya di WorldSSP300 musim ini.

Adapun, gelar juara WorldSSP300 2017 direbut Garcia yang mengalahkan rival kuat Alfonso Coppola, dengan selisih hanya satu poin saja pada klasemen akhir (pjkst|dwk)