Home / Politik

Selasa, 2 Februari 2021 - 14:54 WIB

Demokrat: Ini Cara Moeldoko Ambil Alih Partai Demokrat dari AHY

140 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Kompasnasional l Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, disebut-sebut berupaya mengambil alih tampuk kepemimpinan Partai Demokrat dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, lantas mengungkapkan cara mantan Panglima TNI tersebut mengambil kendali partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Dalam pernyataannya, Herzaky mengatakan, Moeldoko menemui sejumlah pimpinan Partai Demokrat dari mulai tingkat pusat hingga daerah.

Pertemuan tersebut, kata Herzaky, terungkap berdasarkan kesaksian dan BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat dan daerah setelah dipertemukan dengan Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan partai secara inkonstitusional.

Adapun tujuan Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat disebut Herzaky untuk kepentingan pencalonan pemilihan presiden 2024 mendatang.

Baca Juga  Baleg: Tidak Ada Pembahasan Lebih Lanjut Soal RUU HIP

“Mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024,” kata Herzaky melalui keterangan resminya pada Senin (1/2/2021).

Menurut Herzaky, tindakan Moeldoko yang hendak mengambil alih Partai Demokrat merupakan penyalahgunaan kekuasaan dengan cara mencatut nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menanggapi tudingan dirinya disebut akan mengambil alih Partai Demokrat, Moeldoko angkat bicara. Ia mengatakan, sebetulnya tidak mau mengomentari isu tersebut.

Namun demikian, Moeldoko mengaku tidak ingin isu tersebut berlarut-larut dan mengaitkannya dengan Presiden Joko Widodo dan Istana Kepresidenan.

Baca Juga  Warganya Turunan Indonesia Tapi Pulau Ini Milik Australia, Yuk Kenalan dengan Pulau Cocos

“Dalam hal ini, saya mengingatkan jangan dikit-dikit Istana, dan jangan ganggu Pak Jokowi karena beliau tidak tahu sama sekali, enggak tahu apa-apa dalam isu ini. Jadi itu urusan saya, Moeldoko ini bukan selaku KSP,” kata Moeldoko melalui konferensi pers secara virtual, Senin (1/2/2021).

Moeldoko menambahkan, tudingan terhadap dirinya yang akan mengambil alih Partai Demokrat, itu muncul karena tersebarnya beberapa foto dirinya bersama kader Demokrat.

“Mungkin dasarnya foto-foto. Orang dari Indonesia Timur dari mana-mana datang ke sini pengen foto sama gua, sama saya, ya saya terima aja, apa susahnya,” kata Moeldoko.(KTV/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Singgung SBY dan Ungkit Korupsi Megaproyek Hambalang, Muannas: Apa Tuhan Suka Pak?

Politik

Lolos Parlemen Saja Belum, Partai Berkarya Sudah Kisruh

Politik

Tak Diundang Acara PDIP yang Dipimpin Puan, Ganjar di Jakarta Bertemu Megawati

Politik

Hasil Survei Pilkada Solo, Popularitas Gibran Rakabuming Nyaris Sempurna, Putra Jokowi: Matur Nuwun

Politik

Nasdem Usung Mantan Napi Koruptor di Pilkada Sulut

Politik

Benny Wenda Deklarasi Merdeka: Tanah Papua Kami Rebut Kembali CNN Indonesia

Politik

Minta Megawati Tindak Ribka Tjiptaning, Muannas: Kalau Tidak, Biar Kita Proses Hukum

Politik

Singgung KAMI, Megawati: Di Situ Kayaknya Banyak Banget yang Kepengin Jadi Presiden