Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Senin, 26 Februari 2018 - 14:05 WIB

Gadis 13 Tahun di Madina Hamil 3 Bulan Setelah di Cabuli Ayah Tiri Berulang-ulang

Terduga pelaku pencabulan terhadap anak tiri saat diamankan polisi. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

Terduga pelaku pencabulan terhadap anak tiri saat diamankan polisi. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

172 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com, Madina– Seorang gadis remaja 13 tahun asal Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) harus menerima nasibnya yang kini berbadan dua. Dia sedang hamil tiga bulan, setelah menjadi korban pencabulan ayah tirinya. Bukan hanya sekali, korban mengaku sudah puluhan kali hingga tak bisa menghitung aksi pencabulan yang dialaminya.

Kasus itu terungkap saat korban menceritakan kejadian itu kepada ibu kandungnya. Korban menuturkan, sudah sejak empat tahun terakhir, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dicabuli ayah tirinya.

Selama ini korban hanya bisa diam dan tidak berani melaporkan perbuatan ayah tirinya lantaran selalu berada di bawah ancaman pelaku. Namun saat kondisinya sudah berbadan dua, korban tak memiliki pilihan dan tidak bisa lagi menyembunyikan hal tersebut.
Bak disambar petir di siang bolong, ibu korban sekaligus istri pelaku pun tak bisa menerima hal tersebut. Dia langsung melaporkan kasus yang dialami puterinya ke Polres Madina. Menerima laporan masyarakat, petugas bergegas melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

Baca Juga  Cakades Nanga Kayan Santun Dalam Menciptakan Pemimpin Cerdas Dan Berkualitas*

Pelaku pun berhasil diamankan saat sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Tanpa perlawanan, pelaku kemudian di giring ke Mapolres Madina.

Baca Juga  Status Tersangka Dianggap Tak Sah, Hakim Diminta Setop Kasus Ruslan Buton

Kepada petugas, tersangka berinisial S (50) tidak menampik akan perbuatannya. Namun dia berkeras, pencabulan yang dia lakukan atas dasar suka sama suka. Dia membantah telah memerkosa korban, yang merupakan anak tirinya. “Perbuatan itu saya lakukan di rumah saat tidak ada ibunya. Tidak ada unsur paksaan,” kata pelaku S, Jumat (23/2/2018).

Saat ini, pelaku masih ditahan di Mapolres untuk kepentingan penyidikan. Jika terbukti bersalah, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(Inews/TR)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Hiburan

Selena Gomez Janji Tampil Energik ICE BSD Tangerang

Berita

Menunggu Swab Test Massal

Berita

Peduli Covid-19 DPW Tapsel Serahkan Bantuan Ke Rumah Karantina Simago-mago

Berita

Tim rilis jumlah penumpang kapal tenggelam

Kriminal

Petani Dibunuh Gara-gara Tak Mau Jual Lahan untuk Pembangunan Perumahan

Berita

Pemkab Deliserdang dapat penghargaan dari Kementerian Koperasi

Berita

Filosofi Menanam Padi “Mundur untuk Maju” Ir Asner Silalahi Mundur dari Kementerian PUPR untuk Maju Jadi Walikota Siantar

Berita

HUT RI ke-75, DPRD Samosir Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI