Home / Berita

Kamis, 15 Oktober 2020 - 20:47 WIB

Jadikan Tabagsel Bebas Dari Narkoba Dan Hindari Sebagai Jembatan Emas Penyebaran Narkoba

56 Views
Terakhir Dibaca:2 Menit, 36 Detik

Tapsel, Kompas Nasional – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) mengapresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapsel atas diselenggarakannya Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Hotel Sitamiang, Kota Padangsidimpuan (Psp), Kamis (15/10/2020).

Sekda Tapsel, Parulian Nasution selaku narasumber pada acara tersebut berharap, kepada BNNK Tapsel agar selalu memutus mata rantai penyebaran Narkoba di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Dengan penegakan hukum yang serius, terhadap perdagangan Narkoba. 

Begitu juga penegakan hukum terhadap pengguna Narkoba tanpa pandang bulu. Sehingga hukuman yang di jatuhkan sesuai dengan hukum yang sebenarnya. Agar tercipta efek jera bagi masyarakat kita, yang mengkonsumsi Narkoba. Kita semua tahu bagaimana bahaya dari barang terlarang tersebut, Harap Parulian.

Dijelaskannya, pengguna Narkoba harus melakukan rehabilitasi, agar mengarah kepada pemulihan kesehatan. Sehingga orang yang di rehabilitasi benar-benar ditangani secara tuntas, agar sipengguna sembuh total.

“Jadikan Tabagsel bebas dari Narkoba, hindari Tabagsel menjadi jembatan emas penyebaran Narkoba. Konsekuensinya di enam wilayah yaitu Kab Tapsel, Paluta, Palas, Tapteng, Kota Psp dan Kota Sibolga harus di awasi secara ketat. Sehingga tidak ada pengedar Narkoba di daerah kita, tentu perlu kerja sama antara Pemda bersama BNNK,” Jelasnya. 

Baca Juga  3 Pejabat Militer Korut Dicopot karena Protes Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump

Diingatkannya, bagaimanapun upaya yang dilaksanakan BNNK dan Pemda, perlu adanya optimalisasi peran orang tua dan masyarakat, yang paling dibutuhkan untuk menghindari keluarga agar tidak terjebak dalam penggunaan barang haram tersebut, hal ini yang preventif, Ingat Parulian.

Disebutkannya, sesungguhnya Narkoba sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia juga merusak generasi penerus Bangsa. Konon kabarnya di Negara (Indonesia) setiap harinya ada 50 orang lebih mengalami kematian akibat Narkoba. Ini menjadi pembelajar kepada seluruh masyarakat Tabagsel, bagaimana bahaya dari Narkoba tersebut, Sebutnya.

Diungkapkannya, bagaimana BNNK Tapsel perlu melakukan tes urine bagi Perusahaan yang ada di Tapsel. Bukan memberi pandangan buruk bagi Perusahaan, tetapi apabila karyawan mengkonsumsi Narkoba tentu Perusahaan tersebut akan mengalami kesulitan.

“Sesuai dengan UU Ketenaga Kerjaan apabila seorang karyawan mengkonsumsi narkoba, dapat di berhentikan sebagai pekerja. Oleh sebab itu seluruh perusahan di Tapsel harus bersih dari narkoba,” Ungkap Parulian. 

Dikatakannya, dengan demikian perlu dirumuskan program yang sederhana tetapi betul-betul dapat di laksanakan, perlu format ideal dan aksi nyata atau exsempler untuk memutus penyebaran Narkoba. Rumusan-rumusan nantinya menjadi program BNNK Tapsel di tahun 2021. Agar kedepan bisa menentukan format ideal untuk program pembangunan bebas Narkoba di Tapsel.

Baca Juga  Pelajar SMP Berhasil Diringkus Polisi setelah Berhasil Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta

“Kami yakin Bapak Kepala BNNK yang baru, AKBP Drs.Tuongku Bosar Pane,SSos akan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik – baiknya. Mengingat yang bersangkutan telah memiliki segudang pengalaman dalam mengemban tugas pengabdian terbaiknya selama ini,” Ujar Parulian.

Sebelumnya Kepala BNNK Tapsel, AKBP Drs. Tuongku Bosar Pane, S.Sos berharap dan menjelaskan, dalam memutus penyebaran Narkoba di Tabagsel, BNNK perlu adanya kerja dan dukungan penuh Pemda diseluruh wilayah yang ada di Tabagsel dan Tapanuli.

“Karena di Tabagsel penyaluran Narkoba bisa dari Tapteng melalui laut, bisa juga dari Palas dan Madina. Sehingga harus dicegah lebih awal, dengan diperlukannya kerjasama dan kesungguhan maka Narkoba tidak akan bisa masuk ke daerah Tabagsel,” Jelasnya.

Selain Sekda Tapsel menjadi narasumber ada juga Kaban Kesbangpol Tapsel, Hamdy S Pulungan dan Kasat Narkoba Polres Tapsel, Edi Sudrajat. Adapun jumlah peserta yang hadir ada 30 orang terdiri dari Pimpinan OPD diwilayah Rayonisasi BNNK Tapsel. (k. khfan )

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Temukan Mayat Cewek Cantik dalam Kardus, Diduga Korban Mutilasi

Berita

Kasus Dugaan Gratifikasi Proyek di Jambi, KPK Panggil Istri Zumi Zola

Berita

Dalang Perusakan Ditangkap, Aktivitas Pasar Pagi Polonia Kembali Normal

Berita

Bamsoet Pamer Foto Ferrari B 1 RED, Samsat: Nama Pemilik Andi

Berita

Jokowi Buka Konvensi Nasional Humas 4.0 di Istana Negara

Berita

Penyaluran BLT-DD Rp62.400.000 Juta di Nagori Janggir Leto Kabupaten Simalungun Tidak Tepat Sasaran.

Berita

Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays

Berita

Bupati JR Saragih: Almarhum Seorang Dokter Meninggal Dunia Sebagai “Pahlawan Covid-19” Di Kabupaten Simalungun