Home / Berita / Nasional / Reviews

Sabtu, 22 September 2018 - 12:07 WIB

Jokowi-Ma’ruf Dapat Nomor Urut Satu untuk Pilpres 2019

Calon Presiden Joko Widodo menunjukan nomor urut di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Calon Presiden Joko Widodo menunjukan nomor urut di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

86 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

Jakarta – Nomor urut capres cawapres pada Pilpres 2019 telah ditetapkan oleh KPU. Jokowi-Ma’ruf Amin mendapat nomor urut satu untuk Pilpres 2019.

Nomor urut 1 untuk capres cawapres di Pilpres 2019 tersebut memiliki makna tersendiri bagi Jokowi (Joko Widodo).

“Satu untuk Indonesia, Indonesia ber-satu,” ucap Jokowi sambil mengacungkan jari telunjuknya, sesaat keluar dari gedung KPU, Jumat (21/9/2018).

Setelah itu, Jokowi didampingi Ma’ruf Amin, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy dan sejumlah politikus dari partai koalisi pendukung meninggalkan kompleks gedung KPU.

Sebelumnya, Jokowi menyapa rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai sahabat baiknya dalam awal pidato politiknya di KPU, usai pengundian nomor urut, Jumat (21/9/2018).

Baca Juga  Polda Metro Tunda Tes Psikologi Pembuatan SIM Baru

“Yang saya hormati, yang saya cintai, sahabat baik saya Bapak Prabowo Subianto dan bapak Sandiaga Uno,” sapa Jokowi disambut tepuk tangan para undangan dalam acara pengundian nomor urut peserta Pilpres 2019.

Didampingi KH Ma’ruf Amin, Jokowi tampil menyampaikan pidato politik pada kesempatan pertama usai mendapat nomor urut 1.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat nomor urut dua.

Rencananya KPU akan memberi kesempatan kepada kedua calon Presiden untuk berpidato di hadapan para pendukungnya.

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Mar’uf menargetkan meraih 55 persen suara dalam pemilihan presiden 2019.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Abdul Kadir Karding mengatakan dakam Pilpres 2019 pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, menargetkan meraih suara di atas 55 persen.

“Target suara yang sudah kita kumpulkan, Pak Jokowi paling tidak minimal 55 persen,” ujar Karding di kantor Komisi Pemilihan Umum, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Karding mengatakan, tim kampanye akan mengimplementasikan keinginan Jokowi untuk menciptakan kampanye yang damai.

Ia berharap, kedua kubu tidak saling serang secara berlebihan.

“Yang kira-kira bisa memecah persatuan. Yang penting semua itu persatuan Indonesia dan persaudaraan kita sebagai satu bangsa,” ucap Karding.

Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, ucap Karding, akan berkampanye dengan tidak memecah belah.

Terutama menyebarkan konten yang positif melalui media sosial.

“Yang santun, yang kira-kira dapat membangun kesejukan dan kedamaian,” kata Karding.(Tribun/TR_)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Lions Club Golden Estate Diserbu 600an Masyarakat Kurang Mampu

Berita

Turki Kembali Periksa Konsulat Saudi, Cari Bukti Pembunuhan Khashoggi

Berita

Aktor Rizal Djibran Ditangkap Polisi karena Kepemilikan Sabu
Ket foro : Parlaungan Silalahi,SH dan Januar Effendy Siregar saat mendatangi Polda Sumut membuat Laporan Pengaduan

Berita

Kasus Rusunawa Sibolga, Parlaungan Silalahi dan Januar Effendy Siregar Laporkan Adely Lis ke Polda Sumut

Berita

Tolak Usulan Perppu UU MD3 Perppu, PDIP: itu kan untuk kondisi yang darurat

Berita

Tak Pakai Helm Saat Konvoi, Aremania Dihukum Nyayi Indonesia Raya

Berita

Rupiah Menguat ke Rp 13.109 per USD

Berita

Pushpa Sumut Tuding Oknum Aparatur Pemerintah Diduga Terima Upeti
loading...
loading...