Papua,Kompasnasional

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua yang juga sebagai Dewan Pembina Relawan Doakan Jokowi Menang ( DJM ) 1 Kali Lagi Lenis Kogoya, STh, M.Hum didampingi Dewan Penanggung Jawab Sudiarto,SH,MH secara tegas menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam pemilu presiden (Pilres) 17 April 2019.

Dewan Pembina Relawan Doakan Jokowi Menang ( DJM ) 1 Kali Lagi Lenis Kogoya, STh, M.Hum didampingi Dewan Penanggung Jawab Sudiarto,SH,MH  turun langsung ke Papua untuk meluruskan berita miring bahwa Staf khusus presiden RI (ketua LMA) seolah-olah  mendukung Partai Berkarya karena sebahagian anggota LMA di Meraoke ditunggangi oleh pihak pihak oknum yang tidak bertanggung jawab untuk merusak citra baik lenis kogoya sebagai Staf khusus Presiden RI dan menghimbau kepada masyarakat Papua supaya mendukung Presiden Jokowi-Ma’ruf dan jangan tetpengaruh dengan oknum pendukung partai berkarya.

“Saya ingin menegaskan bahwa untuk LMA, kami mendukung Jokowi-Ma’ruf. Hal ini perlu saya sampaikan kepada masyarakat Papua dan Papua Barat, bahwa di tanah ini adalah basisnya Jokowi,” kata lenis kogoya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu.(6/3/2019)

Pernyataan ini, menurut Lenis untuk menampik berbagai isu di luar sana yang seolah-olah mengabarkan bahwa LMA Papua, terutama dirinya mendukung pasangan lain selain Jokowi-Ma’ruf dalam pilres 2019.

“Jadi, orang berpikir bahwa kehadiran Ketua Partai Berkarya itu dibelakangnya ada saya, Lenis Kogoya dan mendukung nomor paslon dua, itu pemahaman salah sekali. Itu sangat keliru, nilah isu yang berkembang, yang saya mau luruskan,” ujarnya.

“Saya sama sekali tidak tahu apa-apa, juga tidak pernah ketemu dengan Pak Tomi atau juga pernah duduk bersama pun tidak. Jadi, itu salah.Saya luruskan,” katanya lagi.

Mengenai adanya wacana persemian kantor LMA di Merauke dan acara bakar batu di Wamena, Kabupaten Jayawijaya dari kubu lain, Lenis menjelaskan bahwa hal itu sudah diselesaikan.

“Jadi, itu semua sudah dibatalkan, tidak ada kegiatan peresmian kantor di Merauke atau acara bakar batu di Wamena yang mengatasanamakan adat. Masyarakat disana telah menolak dengan tegas,” kata Lenis

Pada kesempatan itu, Dewan Penanggung Jawab (Doakan Jokowi Menang) DJM 1 kali lagi Sudiarto,SH,MH menghimbau kepada masyarakat Papua pilihlah jokowi di pilpres 17 April mendatang karena pak jokowi benar-benar memperhatikan pembangunan dipapua, saya mohon kepada masyarakat papua berikanlah suara kepada partai pendukung,  dan jangan berikan suara diluar partai pendukung Jokowi-Ma’ruf. Pokoknya suara Papua bungkus 100 % untuk Jokowi. Suara warga Papua untuk caleg jangan berikan partai yang bersebrangan dengan progam Jokowi. Jangan berikan suara kepada caleg mantan narapidana. ” Kata Sudiarto.

Sementara itu, Sekjen Pemuda Adat Provinsi Papua Yan Christian Arebo berpendapat bahwa masyarakat adat Papua jangan sampai terpengaruh dengan kepentingan sesaat, yang belum tentu perjuangkan masalah yang sebenarnya.

“Yang saya tahu bahwa LMA di Papua tidak miliki kepentingan politik dengan pihak lain, karena sejak dulu sudah bersama Jokowi,” kata Arebo.

Sedangkan, salah satu tokoh adat Sentani, Kabupaten Jayapura Boaz Asa Enok meminta agar masyarakat Papua jangan sampai terhasut dengan janji manis, tidak boleh ada dua kubu.

“Masalah terkait Pilpres 2019, di Papua sebagaimana disampaikan oleh Ketua LMA Papua Lenis Kogoya adalah satu, dibungkus (menangkan,red) untuk Jokowi,” katanya.

“Jadi, jangan sampai ada yang ingin membentuk masyarakat adat lain, lalu bermimpi di siang bolong. Kami tolak semua itu. Kalau bukan pejabat pemerintah yang resmikan dan restui, jangan coba-coba membuat apalagi meresmikan sebuah lembaga adat,” katanya. (dy/Team)