Home / Politik

Minggu, 21 Juni 2020 - 09:58 WIB

Laode Ida: Tiba-tiba Muncul Isu Agama Dalam Proses Calon Kapolri, Ini Berbahaya!

159 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

Kompasnasional | Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Laode Ida mengaku kaget karena tiba-tiba muncul isu agama dalam proses pemunculan nama calon Kapolri.

Menurut Laode, setelah membaca di media akhir-akhir ini memang sudah mulai muncul nama-nama calon Kapolri. Sebab sekitar 6-7 bulan lagi, Jenderal Idham Azis akan berakhir masa tugasnya karena memasuki pensiun di awal tahun depan.

“Silakan saja. Tetapi ketika muncul isu agama yang akan menghambat figur tertentu untuk jadi Kapolri, saya kira ini mulai memunculkan isu yang sangat sensitif dan ini berbahaya. Ini potensial konflik. Menciptakan keretakan setidaknya seperti itu baik di internal kepolisian dan di masyarakat luas,” kata Laode Ida melalui media sosial Youtube yang di posting pada 15 Juni 2020 lalu.

Baca Juga  Singgung KAMI, Megawati: Di Situ Kayaknya Banyak Banget yang Kepengin Jadi Presiden

Pada kesempatan itu, Laode khawatir kalau isu ini tidak dihentikan maka Polri dianggap memiliki hitung-hitungan kelompok. “Orang akan beranggapan bahwa kepolisian itu, hitung-hitungan kelompok, dan dianggap sebagai lahirnya politik perwakilan kelompok, perwakilan agama, perwakilan kelompok kepentingan. Tidak boleh seperti itu,” tegas Laode.

Baca Juga  Filosofi Menanam Padi "Mundur untuk Maju" Ir Asner Silalahi Mundur dari Kementerian PUPR untuk Maju Jadi Walikota Siantar

Tiga Tugas Utama

Menurut Laode, kepolisian memiliki tiga tugas utama, menurut UU. Yakni, menjadi penganyom atau melindungi masyarakat, menciptakan ketertiban masyarakat, dan melakukan penegakan hukum.

“Apa yang harus dimunculkan oleh kita semua atau pihak tertentu yang memberi perhatian kepada lembaga kepolisian, seharusnya ada tiga hal utama. Pertama, kompetensi atau profesionalisme. Kedua, integritas, dan ketiga, independensi,” ucap Laode.(JPNN/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Maruf Amin Minta Maaf, Saiful Anam: Masak Wapres Kalah Sama Menko

Politik

Fadli Zon Minta Warga Medan Pilih Bobby Nasution, Apa Alasannya

Politik

Prabowo Subianto Beri Sinyal, AHY Akan Masuk Dalam Jajaran Pemerintahan, Pada Pilpres 2024?

Opini

Peneliti UGM: Klaim Kesatuan Islam-Minang, Instrumen Politik

Politik

PDI P Umumkan Usung Eri-Armuji di Pilkada Kota Surabaya, Puti Bacakan Pasangan Eri-Armuji

Politik

Penyebar Paham Khilafahisme Akan Diburu Seperti Paham Marxisme, Komunisme, Kapitalisme, Liberalisme

Berita

Politik

PA 212 Minta Jokowi Diberhentikan PBB: Jangan Menjadikan Presiden Sasaran Amarah