Home / Politik

Rabu, 30 September 2020 - 11:37 WIB

Maklumat DMI: Sterilkan Masjid-Musala dari Kampanye Pilkada

179 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional | Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengeluarkan maklumat agar masjid dan musala steril dari berbagai kegiatan kampanye Pilkada Serentak 2020. Maklumat ini ditandatangani Ketua Umum DMI Jusuf Kalla pada 25 September 2020.
“Menyikapi rencana pilkada yang sedang menuju waktu yang ditentukan, maka pimpinan pusat DMI mengeluarkan maklumat agar seluruh masjid/musala disterilkan dari seluruh kegiatan kampanye politik atau kepentingan partai dan perorangan,” dikutip dari maklumat tertulis, Selasa (29/9).

DMI khawatir kegiatan kampanye itu dapat mengganggu keutuhan dan keharmonisan jemaah.

Dalam maklumatnya, DMI juga meminta agar masjid dan musala steril dari berbagai atribut pilkada, baik kepartaian atau banner kontestan.

Baca Juga  Politikus PDIP: Ridwan Kamil Genit

Pasalnya, atribut pilkada di dalam masjid atau musala dapat memicu sentimen kelompok dan mengganggu kerukunan jemaah, umat dan masyarakat berskala luas, hingga mengganggu kerukunan umat beragama.

DMI juga meminta agar seluruh tingkatan pimpinan dan anggotanya bersikap netral dan tidak melibatkan DMI dalam mendukung maupun menentang terhadap kepentingan partai maupun kontestan pilkada.

Selain itu, DMI juga mengimbau agar proses pemungutan suara tidak berada di lingkungan masjid untuk mencegah penularan covid-19.

Baca Juga  Ansor Jatim: Khofifah Layak Jadi┬áKandidat Capres 2024

“Agar proses pemungutan suara dan TPS tidak ditempatkan di lingkungan masjid/musala mengingat besarnya ancaman penularan virus covid-19 dan demi terjamin keamanan serta kesehatan bersama,” katanya.

Pemerintah diketahui akan tetap menggelar Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.

Presiden Joko Widodo berkukuh tetap menggelar pilkada dengan alasan belum ada pihak yang mengetahui kapan pandemi akan berakhir.

Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyusun sejumlah aturan kampanye dengan membatasi jumlah peserta untuk mencegah penularan covid-19.(CNNI/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Jokowi: Demi 267 Juta Rakyat, Saya Bisa Reshuffle

Politik

Demi Pemilu 2024, PDI Ganti Nama Jadi PDRI, Tetap Pakai Logo Kepala Banteng

Daerah

Menuju Kemajuan Di Desa Sipungguk Syafrizal Maju Menjadi Calon Kepala Desa

Politik

Massa penolak RUU HIP yang sejatinya berpusat di depan kantor DPR, sudah melimpah hingga Slipi, nyaris masuk tol.

Politik

MakzulkanJKWBubarkanPDIP Trending, RUU HIP Dituding Ide Megawati

Berita

Rekam Jejak Paslon Asner-Susanti, PASTI Mampu Membangun Kota Pematangsiantar Lebih Baik

Politik

Maruf Amin Minta Maaf, Saiful Anam: Masak Wapres Kalah Sama Menko

Politik

Demokrat Khawatir Tak Bisa Ikut Pemilu 2024 karena Kudeta