Home / Nasional / Reviews

Rabu, 26 Oktober 2016 - 10:49 WIB

Meramu Senandung Bagi Para Bocah

93 Views
Terakhir Dibaca:2 Menit, 29 Detik

Buat mengemas lagu anak-anak ternyata gampang-gampang susah. Sebab lirik dan nadanya harus disesuaikan dengan segmen pendengarnya.

Menurut komposer lagu anak, Nugroho Setiadi atau biasa disapa Kak Nunuk, dia mempunyai rumusan buat menentukan langkah menggarap lagu anak. Pertama dia akan mempertimbangkan lagu itu ditujukan bagi kelompok umur berapa. Menurut dia, jika menyasar anak di bawah lima tahun, lagu itu sebaiknya gampang diingat. Penyebabnya, kata Kak Nunuk, lantaran sifat anak-anak di rentang usia itu repetitif atau kerap melakukan pengulangan.

“Untuk mengulang sesuatu jangan panjang-panjang, tapi diulang supaya pesannya sampai. Lagu itu kan bahasa universal. Pendek-pendek saja,” kata Kak Nunuk kepada merdeka.com saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (22/10) lalu.

Kemudian, lanjut dia, rentang nadanya pun jangan terlalu jauh. Misal dari Do sampai Sol, atau sampai Do lagi. Namun jangan melewati Do tinggi, atau turun dari Do rendah.

Sedangkan bagi mereka di atas lima tahun, menurut Kak Nunuk tingkat kesulitan nada-nada dan penggunaan kosa katanya bisa ditambah. Aransemennya pun mulai lebih rumit. Hanya saja dia mewanti soal penyusunan nada dan ketukan itu.

Telinga anak-anak, menurut Kak Nunuk, sangat sensitif. Mereka bisa mendengarkan berbagai macam suara. Sehingga sang pembuat diminta perlu menyederhanakan penggunaan instrumen. Sedangkan soal irama tergantung pembuat. Mau dangdut, rock, qasidahan, hingga jazz tidak ada masalah.

“Jangan pakai (instrumen) yang terlalu banyak karena mereka akan terlalu capai telinganya. Bisa mengakibatkan mereka tidak suka lagu itu karena terlalu berisik. Mereka belum bisa memilah instrumen yang masuk,” ujar Kak Nunuk.

Elemen terpenting lainnya, kata Kak Nunuk, adalah lirik. Pesan dalam lirik itu tergantung visi sang pengarang. Dia juga menyarankan liriknya tidak terlalu absurd atau dikiaskan, seperti lagu orang dewasa. Jika ingin membikin rima tergantung kelihaian pembuat.

“Kalau kemampuan penciptanya bagus, dia bisa meramu kata-kata tepat tapi enak,” ucap Kak Nunuk.

Sedangkan bagi Seto Mulyadi (65), atau lebih dikenal sebagai Kak Seto, lagu anak-anak itu memerlukan nada-nada mayor supaya mudah diucapkan dan dinyanyikan. Syairnya juga mesti mempunyai pesan pendidikan.

“Pertama lagu anak-anak itu jelas kata-katanya. Kemudian tidak panjang jadi sederhana, sesuai dengan daya tangkap anak. Nada-nadanya juga tidak selalu ada lompatan tinggi. Do-do. Mi-fa-sol-la sol-fa-mi-do-re-do-re-mi. Itu lebih mengingatkan anak-anak,” kata Kak Seto kepada merdeka.com saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Kak Seto berpatokan lirik lagu anak tidak terlalu berat. Bahkan sebisa mungkin menceritakan kegiatan sehari-hari si anak, mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan, berangkat sekolah, pulang sekolah, belajar, hingga tidur lagi, atau keceriaan bermain anak-anak.

“Lalu syairnya biasanya dibuat keseharian. Seperti, ‘Lihat kebunku penuh dengan bunga. Ada yang putih dan ada yang merah’. Itu kan di akhir kalimat ada huruf H-nya. Jadi itu yang sangat mudah dimengerti dan sangat mudah dihafal oleh anak,” ucap Kak Seto.

Soal bahasa, Kak Seto tidak mengharuskan lagu anak menggunakan bahasa Indonesia. Bisa juga menggunakan bahasa daerah atau disesuaikan dengan lingkungan di mana si anak tinggal. Asalkan isi liriknya tetap mengajarkan hal baik (mdk|dwk)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Penembak Imam Masjid Al Furqan di New York Bernama Oscar Morel

Share :

Baca Juga

Berita

Tidur di Atas Rel, 2 Pemuda di Pasuruan Tewas Ditabrak Kereta

Berita

Obesitas Hingga 17 kg, Anjing Ini Berhasil Kurus Berkat Aerobik

Berita

Billboard PT Multigrafindo Berdiri Tanpa Izin, Inspektorat Didesak Periksa Kasat Pol PP Kota Medan

Headline News

Pesawat Boeing Jenis Baru, KNKT Mengaku Kesulitan Investigasi Penyebab Jatuhnya Lion Air

Berita

Judi Togel Menjamur Di Kepulauan Mentawai

Berita

Ini Alasan Polri Bawa Tiga Tersangka Kasus Teror Mapolda Sumut ke Jakarta

Berita

Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Selimuti Langit Makassar, Ini Penjelasan BMKG

Berita

Sinabung Meletus Lagi, Debu Menjulang 5000 Meter