Home / Politik

Senin, 12 Oktober 2020 - 14:25 WIB

Partai Demokrat Terima Surat Pengunduran Diri Ferdinand Hutahaean

170 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional | Partai Demokrat telah menerima surat pengunduran diri Ferdinand Hutahaean, Kepala Biro Energi & Sumber Daya Mineral, Departemen VII DPP Partai Demokrat pada tanggal 12 Oktober 2020.

Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan menyatakan, dalam surat tersebut, Ferdinand Hutahaean menyatakan mengundurkan diri sebagai pengurus dan sekaligus sebagai kader Partai Demokrat.

“Dengan telah diterimanya surat pengunduran diri ini, maka kami melanjutkan dengan proses administrasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal Partai Demokrat,” katanya dalam keterangan, Senin (12/10/2020).

Partai Demokrat, lanjutnya, mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kebersamaan selama lebih kurang 4 tahun ini.

Baca Juga  Tak Terima Dikatai Seperti Orba, Eks Aktivis 98: Belum Pernah kan Pak Gatot Diinterogasi TNI Orba?

Ossy juga mendoakan agar Ferdinand sukses di tempat barunya.

“Semoga Saudara Ferdinand Hutahaean sukses menjalani aktivitasnya di medan pengabdian yang baru untuk nusa dan bangsa,” katanya.

Ferdinand Hutahaean mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Pernyataan ini disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat tersebut dalam cuitannya di akun Twitter.

“Ya betul, itu cuitan saya dan memang saya akan mundur. Besok secara resmi akan saya masukkan surat pengunduran diri saya,” ujar Ferdinand saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Ferdinand tak memungkiri kerap berbeda pendapat dengan Ketua Umum Parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, dia tak mau menjelaskan dengan gamblang terkait perbedaan tersebut.

Baca Juga  Bamsoet Dorong Kapolri Tambah Satu Bintang di Pundak Paulus Waterpauw

“Ada beberapa poin alasan saya, tapi tak semua harus saya ungkapkan. Tapi terutama adalah perbedaan prinsip pemahanan dalam mengelola partai dan perbedaan prinsip tentang memilih jalan politik atau strategi berpolitik,” kata dia.

Ferdinand mengakui, salah satu alasannya mundur dari partai berlambang bintang Merci ini, lantaran berbeda pendapat dengan AHY soal pengesahaan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Salah satunya perbedaan prinsip soal UU Ciptaker ini sangat jauh berbeda pemahaman. Jadi saya lebih baik pergi daripada berkonflik di dalam,” (L6/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Prabowo Subianto Beri Sinyal, AHY Akan Masuk Dalam Jajaran Pemerintahan, Pada Pilpres 2024?

Berita

Istana Minta Rakyat tak Lagi Berisik soal Reshuffle Kabinet
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Berita

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

Politik

Ustaz Tengku Zul Disentil: Maaf, Pak Jokowi Tampaknya Tak Butuh Bantuanmu

Politik

Benny Wenda Deklarasi Merdeka: Tanah Papua Kami Rebut Kembali CNN Indonesia

Politik

Maju Lewat Jalur Independen, Fakhrizal Tegaskan Bukan Anti-Parpol

Politik

Putra Nababan Tersinggung Sandiaga: Setop Sensasi Politik

Berita

Menteri PAN-RB: Seluruh PNS Dibolehkan Kerja dari Rumah