Home / Nasional

Selasa, 1 Desember 2020 - 15:56 WIB

Pasukan Kostrad, Marinir, dan Tontaikam Ikut Buru Kelompok Ali Kalora

130 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Kompasnasional l Pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) yang dipimpin Ali Kalora terus digiatkan setelah terjadi pembunuhan empat warga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Pasukan khusus Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terdiri dari Komando Strategi Angkatan Darat ( Kostrad), Marinir dan Pleton Pengintai Keamanan (Tontaikam) pun didatangkan ke Sulawesi Tengah khusus memburu kelompok yang dipimpin Ali Kalora.

Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, pasukan khusus yang diturunkan ini akan membantu memperkuat pasukan Satuan Tugas Tinombala yang ada selama ini.

Baca Juga  Tak Ditangkap, Habib Rizieq Diperiksa Polisi Saudi Soal Bendera Tauhid

“Dengan penambahan pasukan ini kita berharap pengejaran kelompok Ali Kalora semakin efektif,” kata Danrem Farid, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, selama ini sinergitas TNI dan Polri dalam memburu kelompok teroris cukup efektif mendesak pergerakan Kelompok Ali Kalora.

Hal ini terlihat dari pergerakan kelompok ini yang terus berpindah, dari Kabupaten Parigi Moutong hingga ke Kabupaten Sigi.Selama ini kan dia seolah-olah menguasai Poso. Sebenarnya tidak ada kehebatan mereka kecuali mereka sangat menguasai medan. Karena Ali Kalora itu dulunya bekas penebang kayu, sehingga dia menguasai jalur-jalur di dalam hutan,” jelas Farid.

Baca Juga  MUI Ajak Umat Islam Ikuti Vaksinasi Covid-19

Hal ini terlihat dari pergerakan kelompok ini yang terus berpindah, dari Kabupaten Parigi Moutong hingga ke Kabupaten Sigi.

Sebagai informasi, setelah pembunuhan satu keluarga di Desa Lembantongoa, Satuan Tugas Tinombala dikerahkan untuk memburu pelaku.

Menurut Kapolres Sigi AKBP Yoga Priyahutama, pelaku pembunuhan berjumlah enam orang dan diduga dari kelompok MIT.

“Terindikasi seperti itu ada kemiripan dari saksi-saksi yang melihat langsung saat kejadian yang kami konfirmasi dengan foto-foto (DPO MIT Poso) ada kemiripan. Terindikasi,” terangnya, Sabtu (28/11/2020). (K/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Lemkapi: Penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Calon Kapolri Sudah Tepat

Berita

China Tutup Seluruh Rumah Sakit Darurat Virus Korona di Wuhan

Nasional

Generasi Muda Diharapkan Paham Nilai-nilai Pancasila

Ekonomi

Harga Rkok Naik, Edies Adelia Minta Para Pria Agar Tidak Heboh

Kriminal

Hutan Diduga Dirambah, Ditemukan Kayu Olahan Tak Bertuan

Nasional

Bamsoet: PPHN Dibutuhkan Sebagai Pedoman Arah Pembangunan Bangsa

Nasional

Ini Alasan Sandi Mau Jadi Anak Buah Jokowi

Berita

Ditetapkan Jadi Tersangka,Ratna Sarumpaet Ditangkap di Bandara