Home / Berita / Ekonomi / Nasional / Reviews

Jumat, 18 Agustus 2017 - 17:17 WIB

Pemerintah bersyukur subsidi pupuk turun di 2018, ini alasannya

247 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

kompasnasional.com – Pemerintah Jokowi-JK mengalokasikan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 28,5 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018. Anggaran ini turun dari tahun 2017 yang mencapai Rp 31,2 triliun.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edy Putra Irawady bersyukur adanya penurunan subsidi tersebut. Menurutnya, hal ini mencerminkan adanya efisiensi dan penghematan di sektor distribusi.

“Alhamdulillah, artinya saat ini turun yang grogotan kami terhadap subsidi Rp 172 triliun yang kemarin diusulkan, itu turun menjadi Rp 28 triliun. Di sini artinya ada efisiensi kemudian ada penghematan di sektor distribusi dan sebagainya,” kata Edi, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (18/8).

Namun demikian, kata dia, subsidi pupuk ini masih dipertahankan karena ada tiga alasan seperti, untuk meningkatkan kesejahteraan petani kemudian agar produktifitasnya meningkat dan untuk meningkatkan produksi pangan itu sendiri.

“Misalnya dulu yang kita subsidi hanya urea, sekarang besar kita berikan sekitar 2 juta ton untuk pupuk majemuk. Pupuk majemuk ini produktivitasnya tinggi di atas 6 per hektar rata-rata. Kalau dulu sebelum ada NPK hanya sekitar 4 ton. Gabah kering hanya sekitar 4 ton, panennya sekitar 5. Jadi subsidi ini diarahkan untuk majemuk sangat mendorong produktifitas,” jelasnya.

Diharapkan, dapat meningkatkan kesejahteraan petani karena mengurangi nilai ongkos produksinya. Rata-rata ongkos produksi biaya pupuk terhadap biaya usaha tani ini sekitar 8-9 persen.

“Tetapi ini sangat penting bagi petani. Karena ketepatan jenisnya, ketepatan jumlahnya ketepatan, harganya, waktunya sangat mempengaruhi hasil dari pada usaha tani. Ini penting, walaupun pada biaya produksinya hanya 9 persen, tetapi dia sangat berperan terhadap peningkatan kesejahteraan petani,” tandasnya (mdk|dwk)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Politikus PDIP Sebut Sejumlah Jenderal dan Perusahaan Korea Kuasai Lahan PTPN VIII

Share :

Baca Juga

Berita

Buang Hajat di Semak-semak, Janda Asal Langkat Diperkosa Pengungsi Rohingya

Berita

Kapolsek Selimbau Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektoral Puskesmas Selimbau

Berita

Tunggal Putri Cina tak Menyangka Dikalahkan Indonesia

Berita

PANDANGAN UMUM FRAKSI DPRDHUMBAHAS TERHADAP NOTA PENGANTAR BUPATI ATAS RANPERDA T. A. 2021

Berita

PPKM Di Kota Pontianak Mulai 14 Juni 2021, Kepatuhan Warga Tekan Angka Penularan Covid-19

Berita

DPP SBSI 92 Darmawan Yusuf mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Toni Panjaitan

Berita

Babinsa Koramil Tempunak Kawal Vaksinasi Tahap II

Berita

Warga Samosir Apresiasi Keperdulian Kapoldasu Bantu Bibit Jagung dan Beras