Home / Politik

Kamis, 25 Juni 2020 - 23:53 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Pembakar Bendera PDIP Diusut Tuntas

250 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

Kompasnasional | Aksi massa protes RUU HIP di depan gedung DPR kini jadi sorotan. Aksi yang diinisiasi PA 212 di depan pada Rabu siang kemarin diwarnai adanya aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan.

Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu dianggap sebagai pengusul RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang kemudian ikut menjadi sasaran protes.

Namun aksi pembakaran bendera partai disesalkan banyak pihak termasuk oleh Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah M.Sukron.

“Polisi harus mengusut tuntas atas tindakan kriminal tersebut,” ujar Muhammad Sukron dalam keterangannya, Kamis 25 Juni 2020.

Baca Juga  Tak Diundang Acara PDIP yang Dipimpin Puan, Ganjar di Jakarta Bertemu Megawati

Menurut Sukron, protes di negara demokrasi seperti Indonesia adalah hal biasa. Bahkan dijamin oleh konstitusi. Namun membakar atribut partai,menurutnya adalah sikap berlebihan.

“Jika sudah melakukan perusakan terlebih itu membakar bendera partai politik tentu saja itu tidak di benarkan oleh UU,” katanya.

Harusnya semua pihak kata dia bisa menahan diri. Apalagi saat ini semua fokus agar menuntaskan masalah pandemi Corona COVID-19. Justru dengan aksi pembakaran bendera PDIP, malah membuat kondisi makin gaduh.

Baca Juga  Mujahid 212 Sudah Kapok: Kami Tidak Lupa Perilaku Tidak Beradab Prabowo setelah Pemilu Kemarin

“Ada cara yang baik untuk menyampaikan aspirasi termasuk demonstrasi, saya liat para demonstran juga tidak mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Pemuda Muhammadiyah kata Sukron, sudah menentukan sikap untuk pembahasan RUU HIP tidak dilakukan. Pemerintah Presiden Joko Widodo juga sudah memutuskan tidak ikut membahasnya.

“Mestinya itu bisa kita manfaatkan untuk memberikan masukan ke dalam daftar inventaris masalah untuk ditindaklanjuti oleh DPR,” katanya.(J/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KNTM Minta Jangan Pilih Pemimpin Pro Pukat Trawl

Politik

Demokrat Sumut Minta Polisi Bubarkan KLB Ilegal

Politik

Mahasiswa yang Demo Kantor DPP Demokrat Tak Terima Nama Kampusnya Dicatut AHY

Politik

Maju Lewat Jalur Independen, Fakhrizal Tegaskan Bukan Anti-Parpol

Politik

PDI P Umumkan Usung Eri-Armuji di Pilkada Kota Surabaya, Puti Bacakan Pasangan Eri-Armuji

Politik

Kemendagri Jawab Tudingan Akhyar soal Invisible Hand di Medan

Politik

Penyebar Paham Khilafahisme Akan Diburu Seperti Paham Marxisme, Komunisme, Kapitalisme, Liberalisme

Politik

SBY Serukan ‘Perang’ Usai Moeldoko Jadi Ketum KLB Demokrat