Home / Berita

Jumat, 22 Mei 2020 - 23:03 WIB

Pengunjung Pasar di Jakarta Membludak, Polisi Dilema Imbau Warga

32 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Jakarta – Kompasnasional | Viral di media sosial dua lokasi di kawasan Jakarta Selatan ramai akan kerumunan warga. Pertama adalah Pasar Kebayoran Lama dan kedua suatu lokasi di Tebet.

Terkait hal ini, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Indra Ranudikarta membenarkan hal tersebut. Tapi, dia mengklaim langsung ditindaklanjuti. Pihaknya bersama Satpol PP terus berupaya melakukan imbauan hingga pengaturan para pedagang maupun masyarakat yang membeli.

Tapi, meski telah diimbau dan diatur, tak bisa dipungkiri tetap saja ada pihak-pihak yang nekat berjualan. Untuk itu, masyarakat diminta kesadarannya bisa tetap mematuhi dan mengikuti aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga  Sedih! Rumah Ustad Terkenal di Binjai Ludes Terbakar

“Iya memang (ramai namun) sudah kita tindaklanjuti. Memang permasalahannya banyak yang nakal-nakal, memang agak susah budaya masyarakat. Kita kan sifatnya cuma meminimalisir, syukur-syukur enggak, ada cuma kesadaran masyarakat kan susah, kadang dilema juga,” kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Jumat 22 Mei 2020.

Sementara itu, untuk kejadian di lokasi Tebet belum bisa dipastikan. Kasatpol PP Jakarta Selatan, Ujang Hermawan menambahkan pihaknya belum bisa memastikan kebenaran di foto viral ini. Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan. Namun, sebagai langkah antisipasi, kata Ujang, malam ini pihaknya bakal melakukan patroli bersama pihak kepolisian.

Baca Juga  Pembayaran Pokok Utang Dan Bunga Utang Diduga Langgar Aturan Dan Mekanisme APBD

Tujuannya, untuk memastikan tidak ada kerumunan warga di lokasi itu di tengah penerapan kebijakan PSBB. Dirinya menegaskan tidak segan memberi teguran dan sanksi jika menemukan ada kerumunan warga. Teguran dan saksi sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Jakarta.

“Ini masih dicari infonya. Kita akan operasi untuk mencegah ada kerumunan lagi, mau itu di tempat istilahnya restoran, ataupun pasar, ataupun ya tempat-tempat kerumunanlah,” kata Ujang menambahkan. (VCI/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

ESDM kaji usulan BPH Migas beri Rp 1 triliun ke Pertamina

Berita

Demo di Kantor Gubernur, Begini Lalu Lintas di jalan Ponegoro dan Kartini

Berita

Kronologi Pelemparan Bom Molotov di Rumah Politikus PKS Mardani

Berita

Seorang ASN dan Honorer Ditetapkan Tersangka Korupsi Dispenda

Berita

Ini Alasan Coutinho Gabung Barcelona

Berita

Pengundian Nomor Urut, Timses Jokowi-Ma’ruf Tak Kerahkan Massa

Berita

Warga Asmat Dapat Bantuan Rp350 Juta Dari Sido Muncul

Berita

Tunggal Putri Cina tak Menyangka Dikalahkan Indonesia