Home / Berita / Internasional / Olahraga / Reviews

Selasa, 23 Januari 2018 - 11:05 WIB

Posisi ideal Alexis Sanchez dalam skuad Jose Mourinho

44 Views
Terakhir Dibaca:2 Menit, 9 Detik

KompasNasional.com, Jakarta  РManchester United telah merampungkan kesepakatan untuk memindahkan Alexis Sanchez dari Arsenal dengan menukarkan gelandang Armenia, Henrikh Mkhitaryan, yang meninggalkan MU ke tim Gudang Peluru.

Di Arsenal, Alexis menggendong dua peran sekaligus yaitu pendobrak dari sayap kiri sekaligus penyerang yang bermain di samping striker utama Olivier Giroud atau Alexander Lacazette.

Di sisi lain, Manchester United memiliki sejumlah pemain yang menempati pos penyerang sayap, mulai dari Anthony Martial, Marcus Rashford, Juan Mata, sampai Ashley Young yang dalam dua musim terakhir lebih banyak bermain sebagai bek sayap.

Berbekal pengalaman menemani Lionel Messi di Barcelona, Alexis berkemampuan mengisi posisi menyerang di mana pun, baik sayap kiri dan kanan. Arsenal pun pernah menurunkan Alexis sebagai striker utama.

Menurut Skysports, posisi paling logis bagi Alexis dalam skema 4-2-3-1 yang diterapkan Mourinho adalah berada di sayap kiri atau tempat yang diisi Anthony Martial dan Marcus Rashford secara bergantian sepanjang musim ini.

Baca Juga  Perusahaan Pialang Berjangka Diduga Tipu Nasabah

Sayap kiri adalah posisi yang paling sering diperankan Alexis sepanjang karirnya. Saat mengisi osisi itu, Alexis akan menarik bek tengah ke samping untuk membuka ruang bagi striker utama, maupun mengeksekusi sendiri peluang yang ia dapatkan.

Alexis yang mendulang 24 gol bersama Arsenal pada musim lalu, akan memberikan Mourinho alternatif apabila Romelu Lukaku atau Zlatan Ibrahimovic mengalami kebuntuan, karena mampu berperan sebagai striker utama dan sekaligus penyerang di belakang striker.

Strategi bertahan Mourinho

Mourinho menerapkan strategi bervariasi saat menukangi Manchester United, tergantung lawan yang dihadapi.

Kendati demikian, bermain bertahan adalah taktik yang paling sering diterapkan Mourinho dengan mengandalkan serangan balik untuk mematikan lawan.

Masalahnya adalah Alexis bukan pemain berkarakter bertahan seperti striker-striker MU lainnya, Ibrahimovic dan Lukaku, yang mau diperintah turun ke kotak penalti untuk ikut menjadi penghalang dalam situasi bola mati seperti sepak pojok atau tendangan bebas lawan.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp 1000 per Gram

Namun Mourinho bisa memanfaatkan kecepatan berlari Alexis saat melancarkan serangan balik, penyelesaian akhir pemain timnas Chile itu pun sudah teruji di klub sebelumnya. Pemain bernomor 7 itu diklaim memiliki mental juara seperti Mourinho.

Membantu Lukaku

Kemampuan mencetak gol dan kecepatan adalah faktor utama yang bikin Mourinho tertarik kepada Alexis. Namun kemampuan Alexis untuk melayani striker lain juga menjadi nilai tambah bagi skuad Manchester Merah.

Kehadiran Alexis bukanlah ancaman bagi striker Belgia, Romelu Lukaku, yang mencetak 11 gol dalam 10 pertandingan pertamanya setelah ditransfer dari Everton.

Apabila dimainkan bersama-sama, Alexis diyakini mampu memberikan ruang dan umpan untuk Lukaku yang torehan golnya mulai tersendat dalam beberapa laga belakangan.

Pemain Chile itu telah menciptakan 183 peluang dalam permainan terbuka selama tiga musim terakhir. Hanya Mesut Ozil dan gelandang Tottenham Christian Eriksen yang telah menciptakan lebih banyak peluang dari Alexis, menurut statistik Opta.

[AN/TR]

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tak Hanya Indonesia, Pekerja China Lebih Banyak Mengalir Kemana-mana

Berita

Korban Tewas Kecelakaan Di Tanjakan Emen Terus Bertambah Dan Mencapai 27 Orang

Berita

Tak Berpeluang Juara, tapi Tim Ini Penentu Kampiun Liga 1 Musim Ini

Berita

KLB SBSI 1992 Pilih Gunawan Jadi Ketum

Berita

Jokowi Buka Konvensi Nasional Humas 4.0 di Istana Negara

Gaya Hidup

4 Penyakit Mematikan Dipicu Kekurangan Serat

Berita

Pasangan JR-Ance Yakin Bawaslu Sumut Menangkan Sengketa Pilkada

Berita

Pasca Penggeledahan Rumah Dinas Zola,Pemerintahan Berjalan Normal
loading...
loading...