Home / Internasional

Selasa, 12 Januari 2021 - 23:17 WIB

Taiwan Resmikan Paspor Baru, Tulisan ‘Republik China’ di Sampul Dihapus

31 Views
Terakhir Dibaca:56 Detik

Kompasnasional l Otoritas Taiwan meresmikan desain baru paspornya dengan mengubah tata letak nama wilayah dan menghapus tulisan Republik China, Senin (11/1/2021). Hal ini demi menghindari adanya kebingungan di kantor imigrasi asing, khususnya di tengah situasi pandemi COVID-19.

Paspor baru itu diluncurkan saat China berupaya menegaskan kedaulatan wilayahnya di Taiwan, pulau yang saat ini memiliki otonomi untuk memerintah diri sendiri.

Sebelum desain baru diresmikan, paspor Taiwan yang lama memuat tulisan Republik China berukuran besar di bagian atas, sementara tulisan Taiwan tercetak di bagian bawah sampul.

Baca Juga  DPP DJM 1 Kali Lagi Lantik DPW Sulawesi Utara

Otoritas setempat menerangkan tata letak itu kerap membuat petugas imigrasi bingung.

Taiwan menjelaskan penduduknya kerap terdampak kebijakan larangan masuk dari negara-negara asing karena sejumlah petugas imigrasi asing menganggap mereka sama dengan warga China.

Padahal, situasi penanganan COVID-19 di China dan Taiwan berbeda. Menurut otoritas di Taiwan, pihaknya telah mengendalikan penyebaran COVID-19 sejak periode awal pandemi.

Baca Juga  Anggota Parlemen Belanda Marah Kapal Perangnya Dijarah di Indonesia

Paspor baru yang diresmikan Taiwan memperbesar tulisan Taiwan dan menghapus tulisan Republik China yang awalnya ada di bagian tengah sampul paspor.

Namun, tulisan Republik China dalam bahasa China dan bahasa Inggris masih dapat ditemukan di sekeliling emblem Taiwan. (OZ/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Gagal Mencuri, Orang Ini Malah Jatuh hingga Tewas di Atas Peralatan Tajam

Berita

Mahathir Ajak Pengusaha RI Investasi di Malaysia

Berita

Gempa 1 Menit yang Menewaskan 1.000 Orang

Berita

Balik Menyerang, Tentara Filipina Bunuh 13 Anggota Abu Sayyaf

Internasional

Nama Palestina Hilang Dari Google Maps, Diganti Dengan Nama Israel

Berita

Ryamizard Sebut 40 Anggota Abu Sayyaf Tewas Diserbu Militer Filipina

Berita

SBSI 1992 Mengusulkan Selain Mendapat Mendapat bantuan Kartu Prakerja Dari Pemerintah Juga Mendesak Pemerintah Supaya Melonggarkan Pencairan Dana JHT

Internasional

Tolak Negosiasi dengan China Soal LCS, Indonesia Kirim Catatan Diplomatik Kedua Ke PBB