Home / Berita

Rabu, 7 April 2021 - 07:47 WIB

Updating Data Penduduk Miskin Agar Program Tepat Sasaran

51 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Masa Pandemi, Jumlah Penduduk Miskin Diprediksi Meningkat

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan mulai melakukan updating atau pemutakhiran data penduduk miskin di Kota Pontianak.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan berharap pendataan ini bisa lebih akurat.

“Sehingga program penanggulangan kemiskinan di Kota Pontianak bisa tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujarnya usai rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, pendataan ulang ini perlu dilakukan karena di masa pandemi ini tidak sedikit masyarakat yang sebelumnya tidak termasuk kategori miskin, sekarang jatuh miskin.

Baca Juga  Polres Melawi melakukan Koordinasi dengan Kepala Pondok Pesantren Bustanul Qur'an

Berdasarkan data, jumlah penduduk miskin tahun 2017 sebanyak 5,31 persen. Kemudian tahun 2018 turun menjadi 5 persen dan 2019 kembali turun 4,88 persen.

Tapi dikarenakan masa pandemi, jumlah penduduk miskin diperkirakan terjadi lonjakan.

“Tahun 2021 diperkirakan jumlah penduduk miskin meningkat dua kali lipat atau sekitar 68 ribu jiwa, tapi akan kami cross check di lapangan agar sesuai fakta,” katanya.

Kendati demikian, Bahasan menilai fakta data di lapangan mengenai penduduk miskin yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) banyak yang tidak sesuai dengan kondisi ril di lapangan.

Hal itu terjadi karena terkadang penduduk miskin yang terdata bukan penduduk asli Kota Pontianak, melainkan mereka menumpang dengan sanak keluarga untuk pendaftaran BPJS Kesehatan sehingga diklaim sebagai warga Pontianak.

Baca Juga  Satgas GTPP, Terpapar Covid-19 Bertambah Di Tapsel

“Jadi untuk ke depannya pendataan ini akan kami sempurnakan karena diharapkan pelayanan bagi masyarakat tepat sasaran,” tutur Bahasan.

Anggaran program pemberdayaan pengentasan kemiskinan sudah dialokasikan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan anggaran dari pemerintah pusat juga banyak.

Namun untuk merealisasikannya, dibutuhkan kerja keras dan pembenahan agar bantuan yang digelontorkan diterima masyarakat yang memang membutuhkan.

“Oleh sebab itu pentingnya pendataan penduduk miskin ini,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Diputuskan Melanggar Kode Etik Advokad Majelis Kehormatan Peradi Berhentikan Satu Tahun Sudarsono SH MH Sebagai Advokad

Berita

Apa itu cessie yang sering disebut-sebut dalam kasus penangkapan Djoko Tjandra?

Berita

Bupati iya apa grand design pembangunan kependudukanLaunching GDPK Tapsel Tahun 2020 – 2045

Berita

Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa dan Doakan Para Korban Tsunami Palu

Berita

MPB Desak Pungli Diknas Paluta Diusut

Berita

Iran Hukum Model Unggah Foto Tanpa Hijab di Sosial Media

Berita

Dokter Sebut Asep Pelaku Pembunuh Prawoto Idap Gangguan Jiwa

Berita

Bentuk Karakter dan Disiplin, Babinsa Latih PBB di SMAN 1 Sebawi.*