Home / Politik

Rabu, 1 Juli 2020 - 16:11 WIB

Ustad Rizal : Waspadai manuver ormas terlarang

250 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Demonstrasi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang dilakukan oleh beberapa ormas beberapa waktu lalu sangat disayangkan oleh Seknas Dakwah Jokowi se Jabodetabek karena dianggap telah bergeser menjadi sorakan sumir yang sumbang dan tidak sesuai lagi dengan tujuan demo

“Menyikapi fenomena dinamika politik terkait pembahasan rancangan undang – undang Hubungan Ideologi Pancasila (HIP) oleh fraksi – fraksi di DPR, tapi sekelompok orang yang mengatas namakan ormas Islam melakukan demo, Kami nyatakan bahwa demo itu sudah direkayasa, dan unjuk rasa telah dibelokkan dan disusupi oleh politik praktis, sarat dengan kepentingan dari kelompok tertentu yang keberadaannya sudah dilarang pemerintah, karena mereka kan tidak bisa menerima Pancasila sebagai dasar ideologi negara dan bangsa Indonesia,” ujar Ustad Rizal Maulana, Ketua Seknas Dakwah Jokowi se Jabodetabek, di Jakarta, Rabu (1/7/2020)

Baca Juga  Penyebar Paham Khilafahisme Akan Diburu Seperti Paham Marxisme, Komunisme, Kapitalisme, Liberalisme

Dia berkeyakinan mayoritas rakyat Indonesia sejak orde baru sudah mencintai pancasila dan bhineka tunggal ika, sudah pintar dan tidak bisa dianggap tidak mengerti makna pancasila serta bhineka tunggal ika.

“Tidak usah membelokkan fakta seolah-olah paham dan cinta pancasila padahal dibalik semua itu ada hal lain yang mereka bungkus agar maksud dan tujuan sebenarnya tercapai,” tukas Ustad yang juga wakil ketua Seknas Jokowi se Jabodetabek ini.

Pada saat lalu ketika unjuk rasa menentang RUU HIP berlangsung terungkap tujuan agenda politik terselubung membawa agenda sebenarnya, dimana masa peserta dan korlap demo berteriak “Turun Jokowi… Turun Jokowi, Turun Jokowi Sekarang juga “

Baca Juga  KNTM Minta Jangan Pilih Pemimpin Pro Pukat Trawl

“Apa hubungannya teriakan kalimat yang melecehkan presiden pilihan mayoritas rakyat Indonesia yang konstitusional dan demokratis, kita harus waspadai dan mencurigai setiap gerakan dan manuver politik kelompok ormas yang terlarang ini,” tegasnya.

“Oleh karenanya seknas dakwah Jokowi dan elemen organ lainnya sebagai pendukung presiden Jokowi siap melawan dan menjadi garda terdepan untuk menghadapi kelompok ormas intoleran dan anti pancasila ini,” pungkasnya.(IC/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Didaftarkan ke Kemkumham, Ini Peluang Demokrat Versi KLB

Politik

Bamsoet: Segera Terbitkan PP Untuk Akhiri Polemik UU Ciptaker

Politik

Maklumat DMI: Sterilkan Masjid-Musala dari Kampanye Pilkada

Politik

Baleg: Tidak Ada Pembahasan Lebih Lanjut Soal RUU HIP

Politik

Lolos Parlemen Saja Belum, Partai Berkarya Sudah Kisruh

Politik

Filosofi Kopi Moeldoko, Sentil Isu Kudeta Demokrat?

Politik

Kemendagri Jawab Tudingan Akhyar soal Invisible Hand di Medan

Politik

Kader Muda Demokrat Desak AHY Mundur, Dukung Moeldoko-Ibas