Home / Kesehatan

Rabu, 13 Januari 2021 - 10:43 WIB

Vaksinasi Covid-19 Dimulai, Ini 6 Hal yang Perlu Diketahui soal Vaksin Sinovac

42 Views
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Kompasnasional l Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

Dalam pemberian izinnya, BPOM melakukan kajian hasil uji klinis tahap akhir pengujian vaksin, termasuk khasiat atau efikasi vaksin.

Hasil analisis terhadap efikasi vaksin Sinovac dan uji klinik di Bandung menunjukkan efikasi sebesar 65,3 persen,” kata Kepala BPOM Penny Lukito, Senin (11/1/2021).

1.Efikasi
Angka efikasi mengartikan harapan bahwa vaksin Sinovac mampu menurunkan kejadian infeksi Covid-19 hingga 65,3 persen.

Baca Juga  Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

2.Efek Samping
Disebutkan, vaksin tidak menimbulkan efek samping serius.

“Secara keseluruhan menunjukkan vaksin CoronaVac aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan bersifat ringat hingga sedang,” ujar Penny.

3.Halal
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengelurkan fatwa Nomor 2 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Sciences

Co.Ltd. China dan PT Bio Farma (Persero).

Fatwa telah diterbitkan pada 11 Januari 2021, menyusul dikeluarkannya EUA oleh BPOM5 4.Reaksi
Ada beberapa reaksi yang mungkin akan muncul setelah divaksin. Reaksi hampir sama dengan vaksin lainnya.
Beberapa reaksi tersebut antara lain:

a. Reaksi lokal
Nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan atau reaksi lokal lain yang berat, misalnya selulitis.

Baca Juga  Menteri PAN-RB: Seluruh PNS Dibolehkan Kerja dari Rumah

b Reaksi sistemik
Demam
Nyeri otot seluruh tubuh (myalgia) Nyeri sendi (atralgia)
Badan lemah
Sakit kepala

c. Reaksi lain
Reaksi alergi, seperti urtikaria, oedem Reaksi anafilaksis Syncope (pingsan)5.

5.Kelompok eksklusi
Pemberian vaksin harus dengan pertimbangan, termasuk penyakit penyerta dan kondisi tubuh penerima.

Ada beberapa kondisi yang membuat vaksin Covid-19 tidak dapat diberikan kepada seseorang.6

6.Penundaan pemberian vaksin
Vaksin Covid-19 Sinovac diberikan melalui suntikan intramuskular pada bagian lengan kiri atas dengan menggunakan alat suntik sekali pakai.

Terdapat beberapa kondisi lain yang mengharuskan pemberian vaksin kepada seseorang harus ditunda, seperti :
a. Sedang Demam
b. Memiliki penyakit yang berhubungan
dengan paru-paru seperti asma dan
TBC. (K/Red)

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Sekolah Kembali Dibuka, Ratusan Murid Positif Terinfeksi Corona

Kesehatan

Dekan FEM IPB: Daun kelor khasiatnya lebih baik dari jeruk dan wortel

Berita

Lagi, Seorang Pasien Covid-19 Siantar Meninggal Dunia

Kesehatan

Babak Baru Vaksin Merah Putih Unair

Asahan

Balita Penderita Gizi Buruk Butuh Perawatan

Kesehatan

Rutin Naik Turun Tangga Baik untuk Kesehatan Psikis

Berita

Seorang Perempuan Diduga Jadi Korban Malapraktik Pengangkatan Indung Telur

Kesehatan

Dokter Italia Klaim Serangan Virus Korona Mulai Melemah